Skip to main content
TAKENGON 4/3 Desa Kalasegi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah menjadi saksi hangatnya hubungan pemuda lintas negara. Presiden Majelis Belia Malaysia (MBM), Izzat Afifi, bersama Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, melakukan kunjungan kerja sekaligus aksi sosial di desa yang terletak di pesisir Danau Lut Tawar tersebut. Didampingi oleh Ketua DPD KNPI Aceh, Aulia Rahman, rombongan pemuda serumpun ini disambut langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si. Kehadiran tokoh-tokoh pemuda ini tidak hanya sekadar kunjungan seremonial, melainkan membawa misi kemanusiaan dan kepedulian sosial bagi masyarakat setempat. Bantuan Pendidikan dan Infrastruktur Air Bersih Dalam rangkaian acara tersebut, DPP KNPI dan MBM menyalurkan santunan kepada 500 anak sekolah dasar (SD) di wilayah Kecamatan Bintang. Bantuan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda di pelosok Aceh Tengah untuk terus semangat menempuh pendidikan. Selain santunan, bantuan konkret berupa tandon air bersih juga diberikan kepada warga Desa Kalasegi. Fasilitas ini ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap air bersih, yang merupakan kebutuhan dasar krusial di wilayah pedesaan. Suasana kebersamaan semakin terasa saat memasuki waktu berbuka puasa. Uniknya, para tamu dari Malaysia dan Jakarta ini ikut serta dalam tradisi memasak Kuah Beulangong, masakan khas Aceh yang dimasak dalam kuali besar secara bergotong royong. "Kehadiran saudara kita dari Malaysia dan pengurus pusat KNPI adalah bukti bahwa Aceh Tengah memiliki daya tarik luar biasa dan semangat ukhuwah yang kuat," ujar Bupati Haili Yoga di sela-sela acara buka puasa bersama warga. Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Majelis Belia Malaysia ini merupakan langkah strategis untuk mempererat hubungan pemuda di tingkat regional Asia Tenggara melalui aksi-aksi nyata di tengah masyarakat.
Comments
Post a Comment